Uncategorised

Bekerja di Early Stage Startup

Saat ini saya bekerja di sebuah studio startup sebagai UX Researcher. Kami bekerja bersama startup yang baru berdiri untuk membersamai mereka mengembangkan bisnisnya.

Bekerja bersama startup yang baru berdiri memiliki dinamikanya tersendiri dibandingkan dengan perusahaan yang sudah lama beroperasi. Di bawah ini saya paparkan kelebihan dan juga kekurangan bekerja di early stage startup.

1.Siap mengerjakan berbagai hal, tidak terpaku dengan job description yang diberikan.

Terkadang kita harus siap mengerjakan pekerjaan diluar job desc yang sudah diberikan. Berbeda dengan perusahaan yang sudah matang, biasanya mereka memiliki job description yang jelas untuk para karyawannya.

Startup, khususnya yang masih di tahap awal, biasanya mengharapkan karyawannya bersedia melakukan hal-hal apapun yang dibutuhkan, tidak terpaku dengan job description awal.

Hal ini memaksa kita untuk mempelajari dan mampu mengerjakan banyak hal. Kita jadi menguasai banyak hal, dapat berempati dengan pekerjaan lain, dan dapat melihat suatu masalah dari berbagai sisi.

2. Kita dituntut untuk memiliki kemauan belajar yang tinggi,

Karena membangun sebuah startup adalah bergulat dengan hal-hal yang baru. Teknologi, metode, dan cara membangun startup berkembang setiap saat. Untuk itu, kita harus senantiasa meningkatkan kapasitas kita dengan rajin belajar dan menuntut ilmu.

3. Kita dapat kesempatan untuk mendapatkan mentoring langsung dari para founder startup yang sudah berpengalaman.

Startup yang baru berdiri biasanya belum memiliki karyawan yang terlalu banyak. Kita dapat dikenal secara personal oleh CEO, dengan begitu kita bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari orang nomor satu di perusahaan kita.

4. Kita diberi keleluasaan untuk menjalankan pekerjaan kita selama target terpenuhi

Atasan langsung kita seringkali kurang memberikan pengawasan terhadap pekerjaan yang kita lakukan, karena ia sendiri sudah melakukan cukup banyak kegiatan. Kita dituntut untuk dapat mandiri dalam mengerjakan pekerjaan. Keleluasaan ini dapat memberikan kita ruang untuk bereksperimen dan eksplorasi. Namun disisi lain, ia dapat membuat kita terlena merasa tidak ada yang mengawasi pekerjaan kita.

5. Kita memegang peranan penting di startup tersebut

Menjadi bagian dari early stage startup membuat kita merasa keberadaan kita dibutuhkan dan dihargai. Karena seberapapun kecil peranan kita, tetap menjadi bagian yang signifikan dari startup tersebut. Salah satu yang membuat hidup berarti adalah ketika kita dapat memberikan manfaat kepada orang lain. Bekerja di early stage startup membuat dampak tersebut semakin terasa. Karena kita bekerja untuk memberikan manfaat yang signifikan terhadap lingkungan kita.

6. Belajar bagaimana startup berjalan dari nol.

Bergabung di early stage startup membuat kita belajar langsung cara menjalankan startup dari awal. Mulai dari validasi ide, hingga melakukan berbagai eksperimen untuk membuktikan bahwa ide startup kita akan bekerja atau tidak. Hal ini bermanfaat apabila suatu hari nanti kita ingin membangun startup kita sendiri.

Setiap pekerjaan memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Early stage startup memiliki dinamika yang berbeda dengan perusahaan yang sudah mapan. Pilihan ada di tangan kita, manakah perusahaan yang paling sesuai dengan value yang kita miliki, dan impact yang ingin kita berikan kepada lingkungan.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close