Uncategorised

Pengertian Petty Cash si “Kecil tapi Berpengaruh”


Dalam dunia akuntansi ataupun bisnis pasti sudah tidak asing lagi dengan petty cash atau yang sering disebut juga kas kecil. Di dalam suatu perusahaan tidak selalu jenis pembayaran yang dikeluarkan bernilai besar, tetapi ada beberapa jenis transaksi yang pembayarannya bernilai kecil. Oleh karena itu, di dalam suatu perusahaan diperlukan bentuk pembukuan untuk mencatat pengeluaran kecil yang dinamakan petty cash atau kas kecil.

Jadi, apa itu pengertian dari petty cash secara lengkap?
Petty cash adalah sejumlah uang yang khusus dialokasikan sebuah perusahaan untuk membiayai pengeluaran operasional perusahaan yang jumlahnya relatif kecil. Bisa dibilang, petty cash adalah pembiayaan tak terduga. Pembiayaan tak terduga tersebut bisa berupa pembelian ATK kantor seperti tinta printer, kertas untuk print dokumen kantor, penggantian biaya perjalanan bisnis atau bahan bakar operasional kantor dan lain-lain.

Kemudian, bagaimana cara membuat petty cash?
Biasanya perusahaan akan mengestimasikan terlebih dahulu seberapa banyak pengeluaran yang dibutuhkan untuk melakukan pembayaran pada periode tertentu, kemudian perusahaan akan mengisi dana pada kas kecil yang selanjutnya akan dilakukan pembukuan kembali oleh bagian keuangan perusahaan.

Dengan adanya petty cash ini, berpengaruh dalam memudahkan pencatatan pembukuan suatu perusahaan. Adapun fungsi petty cash adalah sebagai berikut :

1. Untuk membayar pengeluaran perusahaan dengan nominal kecil.
2. Sebagai dana talangan untuk membayar biaya operasional yang bersifat mendadak.
3. Sebagai dana langsung untuk jenis pembayaran yang tidak praktis jika menggunakan cek.
4. Untuk mempercepat proses pembayaran yang tidak praktis jika menggunakan lampiran keuangan yang perlu ditandatangani direktur terlebih dahulu.

Ada dua metode yang dapat digunakan untuk pencatatan petty cash yaitu, metode tetap (imprest fund system) dan metode berubah-ubah (fluctuating fund system.

A. Metode tetap (imprest fund sytem)

adalah metode pembukuan petty cash dengan jumlah biaya yang selalu tetap. Biasanya petty cash diisi dari kas besar sejumlah uang tertentu untuk keperluan pembayaran selama jangka waktu tertentu, misal satu atau dua minggu. Kecuali perusahaan menghendaki perubahan jumlah petty cash karena merasa biaya yang sudah di cadangkan kurang memenuhi kebutuhan pengeluaran perusahaan. Dan dengan begitu maka harus dilakukan penyesuaian atas penambahan atau pengurangan tersebut.

Pada metode ini setiap ada pengeluaran kas, pemegang petty cash tidak secara langsung mencatatnya, tapi hanya sekadar mengumpulkan bukti atas transaksi pengeluarannya.

B. Metode berubah – ubah (fluctuating fund system)

adalah metode pembukuan petty cash dengan jumlah nominal petty cash tidak ditetapkan tetapi disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Misal, saat pertama kali membuat kebijakan, perusahaan akan menetapkan jumlah nominal kas kecil dengan sebesar Rp1.000.000,- lalu digunakan sesuai kebutuhan dan kemudian petty cash diisi kembali.

Pada saat waktu pengisian, apabila perusahaan menggunakan sistem dana tetap, maka dari jumlah petty cash harus sama dengan jumlah dari saldo awal petty cash. Tapi pada metode sistem dana berubah, yaitu jumlah pengisian kembali petty cash tidak harus sama dengan jumlah nominal saldo awalnya, jadi bisa lebih ataupun kurang.


https://www.ruangguru.co.id/kas-kecil-pengertian-pembentukan-fungsi-dan-metode-kas-kecil-terlengkap/


Tags

Anisa Husnul

Admin Support

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close